Social Media Optimization

Oleh Diyurman Gea

Dalam dunia digital marketing, SEO menjadi salah satu cara yang selalu ditempuh untuk melancarkan strategi marketing. Perlu juga diketahui bahwa SEO, SEM, SMM, dan SMO telah memegang peranan penting dalam penentuan peringkat pada mesin pencari.

 

Apa Itu SEO, SEM, SMM, dan SMO?

SEO (Search Engine Optimization) merupakan sebuah proses untuk memengaruhi tingkat keterlihatan sebuah website pada hasil pencarian. Dengan SEO ini, Google akan menampilkan website Anda saat pengguna internet mencari sesuatu yang berhubungan dengan website tersebut. Sehingga website Anda akan tampil di halaman pertama Google. Untuk mendapati SEO berjalan mulus, maka dibutuhkan suatu keyword unik yang minim pesaing. Sehingga Anda perlu melakukan riset keyword untuk mendapatkan keyword yang pantas dan tepat untuk website Anda.

SEM (Search Engine Marketing) merupakan teknik digital marketing yang berhubungan dengan SEO, riset, submit, dan posisi dari sebuah situs web pada hasil pencarian Google untuk meningkatkan jumlah pengunjung. SEM memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan SEO. Dalam optimasi SEM dibutuhkan riset keyword, analisa kompetitif, serta posting berbayar untuk memperoleh traffik yang tinggi. Melalui SEM akan mendapatkan pengunjung yang lebih tertarget menuju website Anda.

SMM (Social Media Marketing) merupakan salah satu bentuk digital marketing yang memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasarannya. SMM bertujuan untuk menghasilkan konten dimana penggunanya akan berbagi melalui jejaring sosialnya untuk membantu meningkatkan dan memerluas jangkauan pelanggan. Bisa dikatakan melalui SMM ini akan mendongkrak nilai jual bisnis online milik Anda melalui media sosial.

SMO (Social Media Optimization) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan traffik yang tertarget menuju website melalui aktivitas media sosial. SMO menjadi salah satu cara SMM untuk menarik pengunjung melalui aktivitas media sosial. SMO melibatkan media sosial, blogging, sharing foto atau video, serta RSS feed. Media yang digunakan untuk optimasi SMO seperti Facebook, Twitter, dan Instagram sebagai sumber trafik sekaligus backlink.

Tujuan dari Social Media Optimization sendiri adalah optimalisasi yang terdiri dari menciptakan, membangun, dan memaksimalkan rancangan media sosial. Selain itu ada beberapa hal yang akan didapatkan apabila menggunakan metode ini, yaitu:

  1. Mendapatkan Leads
  2. Menguatkan Posisi Brand
  3. Visibilitas secara online
  4. Terkoneksi dengan audience

 

Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

  1. Optimalkan Strategi Media Sosial

Strategi adalah bagian yang paling penting dalam meningkatkan performa media sosial. Oleh karena itu, sebelum mengelola sebuah akun media sosial, anda harus menuangkan gagasan, ide, konten, caption, dan tujuan strategi pada sebuah media tertulis. Sebut saja media tersebut adalah media plan.

Strategi optimasi media sosial (Social Media Optimization) harus berfokus pada pertumbuhan eksposure brand (brand presence) dan mencapai tujuan yang bisa diukur. Misalnya, untuk meningkatkan brand awareness dan brand exposure harus berfokus pada meningkatkan jumlah subscribe, follower, atau koneksi akun media sosial yang digunakan.

  1. Fokus Pada Visual

Media sosial adalah salah satu media yang berfokus pada visual. Oleh karena itu, harus memastikan bahwa tampilan dan konten yang bagikan merupakan konten dengan visual yang menarik minat pengguna media sosial.  Saat ini, berbagai platform media sosial menawarkan berbagai jenis konten yang bisa dimaksimalkan. Contohnya, Instagram dan Facebook memberikan kebebasan untuk membuat konten image dan video. Sedangkan Youtube dan TikTok hanya membatasi konten video sebagai konten utamanya.

 

Misalnya pada konten Instagram, dapat memanfaatkan grid untuk menciptakan pola visual yang memikat. Pada YouTube, dapat menambahkan bumper atau berbagai visual lainnya sebagai pelengkap dan penjelas video.

Oleh karena itu, berfokus pada desain visual merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan engagement atau interaksi antara bisnis dan calon konsumennya.

  1. Optimasi Profil

Setelah mengoptimalkan visual media sosial yang digunakan, juga harus mengoptimasikan profil media sosial. Apa saja yang harus dioptimasikan dari profil media sosial terebut? Setidaknya ada 3 tahapan optimasi yang bisa dilakukan sebagai gambaran besar, yaitu:

  1. Optimasi Profile: harus mengoptimasikan foto profil dengan penggunaan foto yang sederhana namun memorable secara virtual. Pastikan foto profil terebut memiliki logo brand untuk membangun brand recognition dengan segera.
  2. Username: Username bisnis harus konsisten di setiap platform media sosial yang digunakan. Dengan konsistensi username, calon konsumen akan lebih mudah menemukan bisnis Anda.
  3. Bio: adalah bagian krusial yang akan memperkenalkan brand dan bisnis kepada pengguna. Oleh karena itu, pastikan bio anda memuat informasi yang lengkap mengenai brand dan bisnis, seperti menambahkan alamat, link website, nomor kontak dan lain sebagainya.
  4. Optimasi Konten

Fungsi utama media sosial adalah untuk berbagai konten, oleh karena itu harus mengoptimasikan konten. Social Media Optimization hampir sama dengan optimasi konten media sosial. Untuk sukses di media sosial berarti harus sukses dalam mengoptimasikan konten.  Setidaknya ada dua jenis konten yang bisa dimanfaatkan untuk media sosial, yaitu:

 

  1. Original Content: yaitu konten yang dibuat untuk diposting pada media sosial bisnis.
  2. Curated content: yaitu konten yang dibagikan pada media sosial dari berbagai sumber yang ada di Internet.

Anda bisa mengoptimasikannya dengan membuat headline yang cocok dengan segmentasi konsumen. Mendesain konten menjadi beberapa bagian dan membagikan pada beberapa waktu berbeda.

  1. Gunakan Hashtag

Hashtag merupakan elemen unik yang ada di media sosial. Banyak pengguna yang memanfaatkan hashtag untuk menemukan topik atau trend tertentu. Salah satu praktik Social Media Optimization terbaik adalah dengan memanfaatkan hashtag pada kampanye promosi.

Ketika menggunakan hashtag, konten yang dibagikan akan meraih audiens lebih luas. Selain, pengguna juga akan lebih mudah untuk menemukan konten yang dipsoting bahkan jika pengguna tersebut tidak mengikuti akun media sosial. Hal ini membuka kesempatan lebih besar bagi pengguna lain untuk menemukan brand.

  1. Buat Jadwal Posting

Setelah mengoptimasikan profil dan konten, perlu untuk konsisten dalam memposting konten. Konsistensi posting atau jadwal posting adalah salah satu elemen penting dalam Social Media Optimization. Oleh karena itu, harus menemukan waktu yang tepat untuk memposting sebuah konten. Misalnya, untuk beberapa platform media sosial terdapat waktu-waktu tertentu yang paling baik untuk memposting sebuah konten. Dapat memeriksa insight media sosial dan mengidentifikasi waktu mana saja yang menghasilkan jangkauan paling luas dan interaksi paling banyak.

  1. Monitor Performa Media Sosial

Saat menjalankan kampanye promosi melalui media sosial, sangat penting untuk terus memonitor kinerja media sosial tersebut. Berbagai platform memberikan laporan berupa metrik kinerja akun sosial media seperti jumlah like, share, comment, jumlah peningkatakan subscriber dan follower, dan berbagai metrik lainnya.

 

Bisa memanfaatkan metrik-metrik tersebut dan melihat mana konten yang paling banyak mendapatkan interaksi, share, dan komen lalu berusaha memperbaiki konten-konten lainnya berdasarkan metrik-metrik tersebut. Dengan begitu, akun media sosial akan terus tumbuh dengan strategi yang lebih baik.

 

Kesimpulan

Media sosial dalam bisnis adalah sebagai sarana atau media untuk mempromosikan produk. Hampir setiap orang memiliki media sosial, bahkan biasanya memiliki lebih dari satu akun. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk mempromosikan produknya dengan gratis.  Selain bisa digunakan untuk mempromosikan produk, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dengan pelanggan atau calon pelanggan.

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. Krasniak, Michelle; Zimmerman, Jan; Ng, Deborah (2021) Social Media Marketing All-in-One For Dummies, 5th John Wiley & Sons, Inc. ISBN: 2021931633
  2. Adornato, Anthony (2021) Mobile and Social Media Journalism: A Practical Guide. 2nd CQ Press, ISBN: 9781003186779